Minggu, 30 September 2018, SMAN 32 Jakarta mengerek bendera setengah tiang. INi petanda bahwa ada peristiwa yang mengiris dada, ya, itu adalah perisistiwa G 30 S PKI. Penghormatan tinggi untuk pahlawan revolusi yang gugur dini hari 1 Oktober 1965.

Kini, kelamnya peristiwa tersebut tetap diingat, diperingati oleh seluruh bangsa, khususnya anak didik bangsa Indonesia. Untuk apa ?, untuk menjadi kekuatan memori agar bangsa ini tidak jatuh pada lubang yang sama, agar tidak mengalamai kelalaian dan kesalahan yang sama.

SMAN 32 Jakarta, pada Senin 1 Oktober 2018, memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan petugasnya ialah Paskibraka, pembina upacara ialah Ibu Sugiyanti, dan pembaca ikrarnya adalah bapak Sucipto Ardi, Dalam ikrar ini ditegaskan bahwa kita tetap bulat : Pancasila.

maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nila-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.